Nampaknya tak lama lagi, kawasan Tambling Wildlife Nature Conservation (TWNC) tidak hanya dikenal di Indonesia saja tapi juga di mata internasional. “Setelah mengunjungi Tambling, saya jadi ingin lebih mengenalkan kawasan hutan konservasi dan penyelamatan harimau Sumatera di Tambling Wildlife Nature Conservation ke event internasional yang akan saya ikuti,” kata Qory Sandioriva, Putri Indonesia 2009 dengan penuh antusias.
Setelah dinobatkan sebagai Putri Indonesia 2009 oleh Yayasan Putri Indonesia dan PT. Mustika Ratu Tbk, Qory berhak mewakili Indonesia untuk mengikuti kontes Miss Universe 2010 di negara Bolivia pada Agustus 2010 mendatang. “Nah, keberangkatan saya ke ajang Miss Universe 2010 selain mengenalkan budaya Indonesia juga akan membawa misi pentingnya upaya penyelamatan harimau Sumatera yang hampir punah,” kata Qory yang juga dinobatkan sebagai Duta Harimau Sumatera oleh Kementerian Kehutanan Indonesia.
Selama mengunjungi TWNC, 28 – 30 Maret 2010 lalu, Qory mengaku jadi mengetahui lebih jauh upaya penyelamatan harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) khususnya yang dilakukan Artha Graha Peduli melalui PT. Adhiniaga Kreasi Nusa. “Saya senang bisa melihat langsung aktifitas rehabilitasi harimau Sumatera agar mempunyai insting liar kembali sebelum dilepas ke hutan,” ujar Qory saat mengujungi Tiger Rescue Center, semacam “kandang raksasa” yang menjadi pusat pengobatan dan melatih harimau Sumatera sebelum dilepasliarkan.
Ketika berkunjung ke TWNC, Qory tidaklah sendiri. Qory didampingi oleh Zukhriatul Hafizah, Putri Indonesia Lingkungan 2009. Sebagai Putri Lingkungan, Fiza, panggilan Zukhriatul Hafizah perlu banyak mengenal alam dan lingkungan di kawasan hutan di Indonesia karena ia juga terpilih untuk mewakili dalam ajang Miss International 2010 di Hongkong. “Saya jadi ingin melihat langsung kondisi alam dan hutan konservasi TWNC yang merupakan bagian dari Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS),” ungkap Fiza.
“Artha Graha Peduli tergerak untuk menambah wawasan Qory dan Fiza mengenai upaya penyelamatan harimau Sumatera dan konservasi hutan di pulau Sumatera,” jelas Hanna Lilies, Kadiv. Corporate Social Responsibilities, Bank Artha Graha Internasional Tbk. Para Duta-Duta Indonesia ini diharapkan bisa meningkatkan citra Indonesia di mata dunia internasional khususnya dalam penyelamatan lingkungan dan perlindungan satwa yang hampir punah.
Sebelum mengunjugi TWNC, ketika masih di Jakarta, Qory dan Fiza juga menerima pembekalan mengenai penyelamatan harimau Sumatera di Indonesia, kepunahan harimau Jawa dan harimau Bali serta keberadaan Taman Nasional di Indonesia. Selanjutnya, bak menyambut tamu istimewa, saat berkunjung ke TWNC, selain diterima langsung oleh Bapak Tomy Winata, Pendiri Artha Graha Peduli, dari pihak TWNC juga menghadirkan Toni Sumampou, Pecinta Satwa sekaligus Direktur Taman Safari Indonesia, Ani Mardiastuti, Ahli Konservasi Hutan Institut Pertanian Bogor dan Kurnia Rauf, Kepala Balai TNBBS. “Saya senang dan bangga melihat antusiasme Qory dan Fiza terhadap pentingnya penyelamatan harimau Sumatera dan habitat hutan di Indonesia,” tegas Toni Sumampou.
Semoga kiprah Qory dan Fiza bisa mengharumkan nama Indonesia di mata dunia internasional.
Copyright © 2009. All right reserved.
