
Beberapa waktu yang lalu, tim patroli TWNC telah menemukan Harimau Sumatera yang terluka dan menyelamatkannya. Harimau ini adalah harimau liar yang hidup di dalam hutan konservasi TWNC. Dalam masa perawatan di Sumatran Tiger Rescue Centre TWNC, tanpa di duga, sang harimau melahirkan 3 (tiga) bayi pada 26 Oktober 2011 dini hari. Rupanya ia sedang mengandung ketika terluka. Keadaan kehamilan ini sempat di duga oleh tiger keeper TWNC, namun pemeriksaan detail yang dilakukan belumlah membuahkan hasil ketika tiba-tiba ia sudah melahirkan.
Tiga anak harimau tersebut saat ini masih berada di Sumatran Tiger Rescue Centre di TWNC dan dinyatakan dalam kondisi sehat serta tumbuh normal. Dengan kehadiran tiga bayi harimau yang baru berusia sekitar 21 hari ini, TWNC tercatat telah menyelamatkan dan merehabilitasi 12 ekor harimau Sumatera, termasuk 1 ekor induk harimau liar yang melahirkan 3 anak harimau tadi.
Dokter hewan dari Artha Graha Peduli (AGP), Dr.Satmoko, yang pada kesempatan pertama setelah mendapat kabar kelahiran bayi harimau langsung diberangkatkan menuju TWNC, dalam penjelasannya menyebutkan bahwa proses kelahiran tiga anak harimau berlangsung alami tanpa campur tangan manusia. "Jenis kelamin tiga anak harimau di duga lelaki tapi masih harus dipastikan lagi. Sekarang ini induk harimau masih protektif dan apalagi dia adalah harimau liar. Jadi masih agak sulit untuk bisa benar-benar mendekati anaknya " ujar Dr.Satmoko.
Disebutkan Dr.Satmoko, kelahiran ketiga anak harimau Sumatera ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi TWNC. Ini adalah indikasi bahwa proses pemeliharaan dan perlindungan terhadap hutan konservasi TWNC telah berjalan dengan baik, sehingga dapat terjadi reproduksi alami oleh harimau liar yang hidup di dalam hutan.
Guna menjaga dan mempertahankan kesehatan anak maupun induk harimau, TWNC yang selama ini bekerjasama dengan dokter hewan dan ahli satwa dari Taman Safari Indonesia (TSI), juga sudah mendatangkan tim TSI ke TWNC pada minggu berikutnya setelah kelahiran. Tim terus melakukan pengawasan secara rutin setiap hari. "Kami juga mengatur pola makan dan memberikan vitamin khusus pada induknya agar mampu memberi susu yang sesuai kebutuhan sang anak," disampaikan oleh Dr. Ardita perwakilan TSI.
Tim TWNC dan TSI terus bahu membahu untuk memastikan kondisi induk dan anak harimau dapat terjaga dengan baik demi kelangsungan spesies harimau Sumatera. Kelahiran ini adalah persembahan bagi perjuangan seluruh pelaku konservasi harimau di dunia.
Copyright © 2009. All right reserved.
